3 Faktor ini Harus Dipenuhi Jika Ingin Memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka

  • Whatsapp
Al-Hidayat Syamsu

WAJAHINDONESIA.COM – Dinas Pendidikan kota Makassar menunda kegiatan belajar tatap muka di Sekolah.

Hal tersebut melihat angka penyebaran covid-19 di Kota Makassar dinilai masih cukup tinggi, sehingga pelaksaan pembelajaran tatap muka yang awalnya dimulai bulan Januari ini harus dipending untuk sementara.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Al-Hidayat Syamsu menganggap kebijakan itu sudah cukup tepat.

Dayat-sapaan akrabnya beranggapan bahwa saat ini Makassar masih dalam zona merah.

“Jadi saya pikir ini merupakan kebijakan yang paling tepat yang dilakukan oleh Disdik,” ujar Dayat saat ditemui Wajah Indonesia di Hotel Maxone Makassar, Rabu (6/1).

Dayat juga menganggap kesiapan sekolah saat ini juga masih minim untuk memberlakukan pembelajaran offline.

Legislator PDI Perjuangan ini menyebut ada 3 faktor yang penting untuk menunjang pembelajaran tatap muka di Sekolah.

“Yang pertama kesiapan dari sekolah, yang kedua akses ke sekolah harus disiapkan, ketiga kesiapan dokter di setiap sekolah harus siap,” lanjut Dayat.

Pemberlakuan Sekolah tatap muka harus melalui kajian yang matang dan mendalam. Sebab ini menyangkut keselamatan banyak orang, khususnya siswa dan guru.

“Pemerintah kota Makassar harus mementingkan keselamatan anak-anak kita, untuk pembukaan sekolah harus melalui kajian yang matang,” pungkas legislator DPRD Makassar termuda ini.

 


banner
Editor: Zaki Rifan

Pos terkait