Anton Paul Goni Sosialisasikan Perda Kawasan Tanpa Rokok

  • Whatsapp
Sosialisasi Perda

WAJAHINDONESIA.COM – Legislator PDI Perjuangan, Anton Paul Goni mensosialisasikan Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 4 tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Prima Makassar, Jalan Ratulangi, Sabtu (13/2/2021).

Bacaan Lainnya

Pada kegiatan tersebut menghadirkan pemateri Kepala Puskesmas Dahlia, dr Nurhayati Ingratubun dan Kasubang Perundang-undangan Hukum dan Ham, A. Hikmah Rezkiani Nur.

Anton menyebut sosialisasi Perda ini sangat penting, sebab masih banyak masyarakat yang belum sadar apa yang ia lakukan bakal membahayakan kesehatan orang lain.

Sosialisasi Perda

Selain itu, Sosialisasi Perda ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Ada tempat ditetapkan sebagai bebas rokok, ruang publik seperti mall, tempat ibadah, tempat bermain, transportasi umum. Perokok pasif lebih berbahaya dengan perokok aktif,” ujar Anton.

Lebih lanjut, Kepala Puskesmas Dahlia, dr Nurhayati Ingratubun berujar kesehatan merupakan hak asasi manusia, tak terkecuali bebas dari pengaruh negatif asap rokok. Olehnya, jika masyarakat terganggu, mereka dapat melakukan komplain.

“Masyarakat punya hak untuk komplain jika di tempat-tempat ini ada yang merokok. Kesehatan adalah HAM, setiap orang berhak hidup di lingkungan sehat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kasubang Perundang-undangan Hukum dan Ham, A. Hikmah Rezkiani Nur berujar bahwa pemerintah telah memetakan ruang lingkup pengaturan perda ini.

Sosialisasi Perda

Bagi pelanggar dapat dikenai sanksi, mulai dari sanksi administrasi bahkan hingga sanksi pidana.

“Tidak hanya sanksi administrasi, bagi pelanggar bahkan bisa sampai dapat sanksi pidana, itu tergantung dari berat kesalahan,” ujar Hikma.

Kegiatan sosialisasi ini juga disertai sesi tanya jawab, dengan menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat, seperti cuci tangan, memakai masker dan jaga jarak, mengingat saat ini Makassar masih dalam status pandemi Covid-19.


banner

Pos terkait