Bantuan Subsidi Gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan Tahap 6 Akan Cair, Lengkapi Persyaratanmu!

  • Whatsapp
Bantuan subsidi BLT BPJS ketenagakerjaan tahap 6

JAKARTA, WAJAHINDONESIA.COM – Bantuan subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan dari Kemnaker saat ini memasuki tahap 6.

Bantuan subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan ini telah siap ditransfer oleh Kemnaker kepada para pekerja swasta yang belum menerima pada tahapan sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Dalam program Bantuan subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan Kemnaker, para pekerja yang masuk kriteria akan mendapatkan dana bantuan BLT sebesar Rp.1,2 juta.

Untuk diketahui, dana Bantuan subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan ini dicairkan pada tahap 6 meliputi periode November dan Desember 2020.

Akan tetapi, tidak semua pekerja dapat menerima subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan. Sebab, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

Berikut ini syarat pekerja yang mendapatkan bantuan subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakejaan berdasarkan Permenaker Nomor 14 Tahun 2020, dilansir dari fixindonesia.com

1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan

2. Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan

3. Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah dibawah Rp5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan

4. Pekerja/Buruh penerima Upah

5. Memiliki rekening bank yang aktif

6. Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan dengan bulan Juni 2020

Menaker Ida Fauziyah menjelaskan, penyaluran bantuan subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan belum mencapai 100 persen

Sejak termin pertama hingga kedua, penyaluran bantuan subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan telah mencapai 93,34 persen.

Adapun rinciannya, termin pertama sudah tersalurkan kepada 12,26 juta pekerja. Sedangkan termin kedua telah tersalurkan kepada 11,04 juta pekerja.

Namun, pada termin kedua, masih tersisa 1 juta pekerja lagi yang belum menerima dana BLT BPJS Ketenagakerjaan dari target penerima awal yaitu 12,04 juta orang.

Hambatan yang terjadi sehingga 1 juta pekerja tersebut belum menerima subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan yakni disebabkan karena rekening bermasalah.

Kemnaker pun menekankan akan menyelesaikan penyaluran bantuan subsidi gaji itu kepada 12,4 juta pekerja sesuai dengan rencana awal.

“Kita terus mempercepat penyaluran bantuan subsidi gaji atau upah sampai 12,4 juta penerima sehingga bisa segera diterima oleh para pekerja/buruh sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan,” kata Menaker Ida.

Sementara itu, Sekjen Kemnaker, Anwar Sanusi, menambahkan, proses pemadanan data dengan DJP telah selesai dilaksanakan, sehingga penyaluran bantuan subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan Tahap 6 termin kedua bisa dilakukan.

“Proses pemadanan data sudah selesai, semoga proses transfer bank ke penerima manfaat bisa segera dilaksanakan,” kata Sekjen Anwar.

Terkait jadwal pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan tahap 6, Menaker Ida Fauziyah mengungkapkan hingga saat ini Kemnaker masih terus memproses penyalurannya hingga akhir Desember mendatang.

“Mohon bersabar karena jangka waktu penyaluran hingga akhir Desember,” pesan Menaker Ida Fauziyah.

Sumber: Fixindonesia.com


banner

Pos terkait