Covid-19 di Makassar Kembali Meningkat, Jalur Menuju Sekolah Tatap Muka Abu-abu

  • Whatsapp
Ansariadi, Ketua Epidemiologi covid-19 Makassar

MAKASSAR, WAJAHINDONESIA.COM – Pemerintah kota Makassar melalui satgas Covid-19 merilis angka kasus Covid-19 pada pekan ini mencapai 1.273. Angka tersebut naik sebanyak 2 kali lipat dari jumlah pekan lalu yang hanya berjumlah 681 kasus.

Dari data tersebut, satgas Covid-19 belum dapat memberikan rekomendasi untuk melakukan kegiatan sekolah tatap muka, khususnya di wilayah kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Ketua Epidemiologi covid-19 Makassar, Ansariadi dalam konferensi pers oleh satgas covid-19 di Baruga Angin Mamiri, Jalan Haji Ince Saleh Dg, Tompo, Makassar, Senin (21/12).

“Pertimbangan saya pribadi sebagai epidimologi belum merekomendasikan untuk membuka sekolah atau kampus dengan pertimbangan temuan kasus 1.273 dalam seminggu,” ujarnya.

Laporan yang masuk 20 Desember 2020 menunjukan pertumbuhan kasus positif Covid-19 berdasarkan kategori umur sebagai berikut.

1. 5-9 Tahun (165 kasus)
2. 10-19 Tahun (1.901)
3. 20-29 Tahun (2.024 kasus)
4. 30-39 Tahun (1.444 kasus)
5. 40-49 Tahun (1.224 kasus)
6. 50-59 Tahun (1.118 kasus)
7. >=60 Tahun (758 kasus)

Dari data tersebut menunjukan bahwa angka positif yang paling tinggi berada dikalangan usia 10-19 tahun dan 20-29 tahun yang mana usia tersebut merupakan usia remaja.

“Yang paling tinggi kasus ditemukan adalah dikalangan remaja, itukan sangat mengkhawatirkan kalau sekaloh dibuka kembali,” jelasnya.

Pemerintah Kota Makassar dan Satgas Covid-19 terus melakukan identifikasi untuk mencegah penyebaran lanjutan agar angka kasus penyebaran covid-19 dapat dikendalikan.

“Kita berharap dengan upaya mencari yang banyak ini melalui massif testing dan temuan kasus di akhir Desember nanti sampai Januari itu menurun dan menurun, maka peluang untuk buka sekolah tahun depan bagus, ” ucap Ansariadi. (Arwanda)


banner
Editor: Zaki Rifan

Pos terkait