Covid-19 Penipu Ulung, Ruam Merah di Muka DePe Jadi Bukti

  • Whatsapp
Wajah Dewi Persik usia terpapar covid-19

WAJAHINDONESIA.COM – Tak hanya sesak napas dan demam tinggi, covid-19 ternyata juga dapat menyebabkan ruam merah di kulit tubuh manusia yang terpapar.

Hal tersebut seperti yang dialami oleh penyanyi dangdut Dewi Perssik. Selain sesak napas, DePe-sapaan akrabnya ini juga mengalami ruam dibagian wajah dan lehernya.

Bacaan Lainnya

Ini bukan hal yang baru, sebab, sebelumnya sudah diungkap di beberapa penelitian internasional bahwa ini merupakan salah satu gejala lainnya dari serangan virus Korona jenis baru.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang juga Dekan Fakultas Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam dilansir JawaPos.com mengungkapkan kasus yang dialami DePe merupakan bukti nyata bahwa Covid-19 adalah penyakit penipu ulung atau great imitator.

Ia menyebut Korona ini bukan hanya bisa menyerang pernapasan saja tetapi bisa menyerang organ lainnya seperti pencernaan, jantung, otak, bahkan kulit.

“Ya betul Covid-19 adalah great imitator, bisa terjadi gangguan kulit berupa ruam-ruam merah seperti yang terjadi pada muka Depe,” katanya dilansir JawaPos.com, Jumat (25/12).

Prof. Ari menyebut hal itu terjadi karena reaksi peradangan pada pembuluh darah kecil di muka. Mekanisme gangguan kulit Covid-19 ini, kata dia, belum banyak diketahui.

Akan tetapi, lanjutnya, beberapa teori disampaikan kemungkinan partikel virus yang ada di pembuluh darah kulit pada pasien dengan infeksi Covid-19 dapat menyebabkan peradangan pada pembuluh darah.

“(Kondisi) tersebut disebut vaskulitis,” katanya.

“Kita masih terus mempelajari perjalanan khois dari penyakit Covid 19 di Indonesia. Dari data data yang ada ternyata terdapat perbedaan dan gejala-gejala yang ditemukan dari pasien Covid 19 di Tiongkok dan Indonesia. Pada banyak kasus di Indonesia, demam hanya terjadi 85 persen sedangkan di Tiongkok sampai 95 persen,” jelasnya.

Gangguan pencernaan lebih menonjol pada pasien Indonesia dari pada di Tiongkok. Itulah alasan dia menegaskan infeksi Covid-19 ini sebagai great imitator, sebab gejala yang muncul bisa menjadi bervariasi.

Dalam kasus Depe, kata dia, secara umum kelainan laporan dari luar negeri 20 persen pasien Covid-19 mempunyai kelainan kulit. Dan Prof Ari menegaskan jika sistem kekentalan tubuh pasien normal maka tak perlu diberikan obat pengencer darah.

Seperti diketahui, Dewi Perssik mengumumkan terkena Covid-19 lewat video di akun YouTube-nya. Dalam video tersebut Dewi Perssik bercerita bagaimana ia dan anggota keluarga lainnya terinfeksi. Bahkan ia sempat menunjukkan keadaan kulitmya yang dipenuhi rumah merah hingga ke wajah.

Sumber: Jawapos.com


banner
Editor: Zaki Rifan

Pos terkait