Kasrudi Sosialisasikan Perda No 1 Tahun 2019 Tentang Pendidikan ke Warga

  • Whatsapp
Sosialisasi Peraturan Daerah

WAJAHINDONESIA.COM – Anggota DPRD kota Makassarr, Kasrudi menggelar sosialisasi peraturan aerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pendidikan di Hotel Grand Town Makassar, Jum’at (12/2/2021).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yaitu Andi Haruni dan Babrakamal serta dipandu oleh Retno Dwi sebagai moderator.

Bacaan Lainnya

Kasrudi menyampaikan, kualitas pendidikan merupakan kewajiban negara, sehingga peran serta pemerintah untuk aktif mewujudkan penyelenggaraan pendidikan berkualitas, terutama di Kota Makassar.

Sosialisasi Perda

“Negara atau pemerintah wajib ikut serta dalam masalah pendidikan. Tujuannya, melahirkan generasi yang berwawasan luas,” jelas Kasrudi.

Apalagi, lanjut Kasrudi, pada situasi pandemi menyebabkan sekolah tatap muka dihentikan dan diganti pembelajaran daring. Olehnya itu, pemerintah mesti memberikan solusi agar proses pembelajaran tetap berlangsung.

“Kita tahu sekarang masa pandemi dan sekolah dilakukan secara virtual. Makanya, kita berharap pandemi ini segera berakhir sehingga sistem pembelajaran kembali normal,” lanjutnya.

Sementara itu, Andi Haruni menyampaikan pendidikan harus terus berjalan meski di tengah pandemi. Metode pembelajaran diubah melalui daring.

Untuk aktivitas di sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan. Sebab, itu menjadi keharusan yang mesti diikuti dan menjadi kebijakan pemerintah di seluruh daerah.

Sosialisasi Peraturan Daerah

“Sekolah harus menyediakan fasilitas yang diperlukan terkait kebijakan pemerintah mengenai protokol kesehatan,” ucapnya.

Selain itu, Babrakamal mengatakan dalam Perda tersebut diatur soal sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru.

“Sistem zonasi ini sangat menguntungkan masyarakat, karena terjadi pemerataan dalam penerimaan siswa baru. Tidak terjadi lagi monopoli,” katanya.

Tidak hanya itu, sekolah unggulan juga tidak kewalahan menerima siswa baru, dan stigma di masyarakat yang mengatakan hanya orangtua “berduit” bisa menyekolahkan anaknya ke sekolah unggulan tersebut.

“Tujuannya juga adalah sekolah yang dikategorikan unggulan bisa dijangkau oleh semua kalangan. Menurut saya Perda nomor 1 ini sangat menguntungkan masyarakat di Makassar,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri 100 orang dengan menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.


banner

Pos terkait