Komisi D Minta Pemkot Kaji Kembali Terkait Wacana Pembelajaran Tatap Muka

  • Whatsapp
Ketua komisi D DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir

MAKASSAR, Wajahindonesia.com – Kota Makassar disebut sudah keluar dari zona merah Covid-19. Dengan begitu, indikasi untuk membuka sejumlah sektor mulai mencuat. Salah satunya dari sektor pendidikan.

Sektor pendidikan sampai saat ini masih belum bisa beraktivitas secara normal sejak Maret. Sehingga belajar via daring menjadi opsi alternatif saat ini yang harus ditempuh siswa.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir opsi kembali mengadakan prosesi belajar mengajar secara tatap muka dinilai sangat memungkinkan.

Pertimbangannya, kata Wahab, wilayahnya terpisah dengan daratan. Dan jika terjadi hal yang tidak diinginkan, dapat tertangani dengan cepat.

“Saya silahkan ke Pemerintah Kota Makassar untuk mengkaji dan menimbang mengambil keputusan soal itu. Kan harus Koordinasi dengan semua stakeholder yang ada. Jangan sampai terjadi ledakan. Siapa yang mengambil sikap?,” kata Wahab, Jum’at (9/10).

Jika proses belajar mengajar ingin digelar secara serius, diperlukan pertimbangan dan pengkajian yang lebih dalam.

“Akan jadi bahan pertimbangan silahkan saja. Tapi dikaji baik baik lihat perilaku masyarakat, konsultasi dengan stakeholder, tenaga medis, IDI, bidan, dan lain lain,” tukasnya.

 


banner

Pos terkait