Marak Peredaran Minol, Azwar Sosialisasikan Perda Minuman Beralkohol

  • Whatsapp

WAJAHINDONESIA.COM Legislator PKS DPRD kota Makassar, Azwar menyosialisasikan peraturan daerah kota Makassar nomor 4 tahun 2014 tentang Pengendalian Pengadaan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol di hotel Grand Town, Makassar, Jum’at (26/3/2021).

Pada kesempatan tersebut, Azwar menyuarakan maraknya penjualan minuman beralkohol di tempat hiburan malam berkedok kafe. Ia tak ingin tinggal diam atas keresahan warga Makassar terkait peredaran minol secara bebas.

“Kami tidak menghalangi pengusaha tapi kami melindungi generasi,” tegasnya dalam sambutannya.

Anggota DPRD Kota Makassar itu mengatakan, semua aturan perundang-undangan, baik itu Perpres, Permendag, Permenpar, hingga Perda Kota Makassar nomor 4 tahun 2014 tidak ada yang membenarkan minol dijual bebas.

Ditegaskan tidak ada penyebutan kata kafe. Pada pasal 5 sudah ditentukan tempat penjualan minol di hotel bintang 3 keatas, bar, diskotek, karaoke dan pub.

“Kenapa kemudian Perda ini disebutkan secara spesifik tempat mana saja yang boleh jual miras, agar tidak semua orang bisa mengaksesnya. Anak-anak maupun remaja tidak bisa menjangkaunya. Nyatanya banyak cafe yang nakal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan, Zulkifli yang menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut mengingatkan agar perda ini tidak disalah gunakan. Ia menekankan pengawasan yang ketat agar generasi muda Makassar tidak menjadi korban.

“Kami harap perda ini benar-benar dapat ditegakkan, jangan sampai disalahgunakan untuk kepentingan kelompok tertentu,” tegasnya.

Pada kegiatan ini diikuti 100 peserta dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.


banner

Pos terkait