Meski Harus Musafir, Bek PSM Tetap Tatap Liga dengan Penuh Optimisme

  • Whatsapp
Bek PSM Makassar, Abdulrahman Sulaeman

MAKASSAR, Wajahindonesia.com – Markas kebanggaan tim sepakbola PSM Makassar, Stadion Andi Matalatta, Mattoanging, kota Makassar, resmi dibongkar oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Proses pembongjaran sudah dimulai sejak hari Rabu (21/10/2020) pagi, dan ditargetkan selesai 40 hari kedepan, atau selambat-lambatnya dua bulan mendatang.

Bacaan Lainnya

Pembongkaran ini menjadi titik awal renovasi menuju stadion bertaraf internasional dengan standar FIFA, dan rencananya bakal dijadikan sebagai Sport Center Sulawesi Selatan.

Menanggapi pembongkaran ini, sejumlah punggawa PSM turut menyampaikan harapan, termasuk pemain bertahan andalan mereka, Abdul Rahman Sulaeman.

“Semoga cepat bisa dibangun dan tidak ada lagi kendala. Mudah-mudahan pembangunannya tidak tersendat-sendat karena saya lihat target stadion ini 18 bulan ya,” jelas Rahman saat dikonfirmasi awak media, Rabu (21/10/2020) malam.

Proses renovasi stadion sendiri ditargetkan rampung dalam kurun waktu dua tahun. Dengan begitu, secara otomatis PSM Makassar bakal menjadi tim musafir selama stadion masih dikerjakan.

Menurut pemain 32 tahun tersebut, tidak menjadi masalah PSM Makassar menjadi tim musafir musim depan. Meskipun ia tidak lagi bermain di markas kebanggaan, tetapi hal itu tidak akan mengurangi semangat ia untuk membela PSM.

“Ya tidak apa-apa musafir, asal masih di Sulawesi ji juga stadionnya. Kan banyak itu stadion, ada di Pare-Pare, Bone, Kalegowa juga,” lanjutnya.Meski begitu, belum diketahui secara pasti di mana PSM bakal bermarkas di mana musim depan. Mengingat masa kompetisi juga masih jauh dan belum pasti.

 


banner

Pos terkait