Muchlis Misbah Sosialisasikan Pentingnya Pemberian ASI Eksklusif

  • Whatsapp

MAKASSAR, WAJAHINDONESIA.COM – Pemberian air susu ibu (ASI) secara eksklusif menjadi upaya melahirkan generasi-generasi yang berkualitas. Saat ini pemerintah telah membuat regulasi untuk mendukung pemberian ASI eksklusif.

Itu disampaikan Anggota DPRD kota Makassar, Muchlis Misbah pada kegiatan Sosialisasi Perda kota Makassar nomor 3 tahun 2016 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif. Kegiatan tersebut digelar di Grand Town Hotel Makassar, Sabtu (13/2/2021).

Bacaan Lainnya

Muchlis berujar perda ini harus disebarluaskan. Sebab ini sangat menyangkut kemajuan generasi penerus bangsa nantinya.

“Perda ini dibentuk untuk memberikan hak sepenuhnya kepada anak mendapat ASI mulai 0 sampai 2 tahun. Khusus ASI eksklusif sampai enam bulan pertama,” ujar Muchlis.

Lebih lanjut, Anggota Komisi B ini berujar, ASI eksklusif ini sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. Utamanya, membentuk kecerdasan anak dan pererat hubungan orang tua dan anak.

“Bayi ini akan menjadi penerus sehingga penting memberikan ASI eksklusif. Kita sebagai wakil rakyat wajib mensosialisasikan ini Perda,” jelasnya.

Lebih lanjut, Plt Kepala Dinas Kesehatan kota Makassar, Agus Djaja Said menyampaikan, pembentukan anak dimulai 1000 hari pertama kehidupan manusia. Masa ini sebagai penentu kondisi seperti pembentukan IQ dan stunting.

“Sangat penting multivitamin dan ASI eksklusif masa enam bulan pertama tanpa bantuan asupan lainnya,” jelas Agus.

Agus menambahkan kandungan dalam ASI yang dibutuhkan anak yakni colostrum. Zat ini tidak bisa dibentuk oleh makanan dalam bentuk susu formula kecuali ASI.

“Itu sangat berguna terhadap tingkat kecerdasan bayi. Ini ibarat memberikan ember besar dan sisa diisi oleh pertumbuhan si bayi,” ucapnya.

Sementara itu akademisi UMI, Kasmawati memaparkan pentingnya pemberian ASI pada bayi yakni menjadikan anak sehat dan cerdas. Pemberian ASi merupakan pemenuhan hak bayi dan perlindungan terhadap ibu.

“ASI dihasilkan dari tubuh itu,ketika masa kehamilan ibu harus mengonsumsi makanan bergizi agar bisa memberikan hak bayinya. Pemberian ASI dilakukan dua tahun berturut-turut,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 100 orang dengan menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.


banner

Pos terkait