Muliati Sosialisasikan Perda Tentang Bantuan Keuangan Parpol

  • Whatsapp

WAJAHINDONESIA.COM – Anggota DPRD kota Makassar dari Fraksi PPP, Muliati menggelar sosialisasi peraturan daerah kota Makassar nomor 10 tahun 2006 tentang bantuan keuangan kepada partai politik.

Kegiatan tersebut digelar di Aerotel Smile Hotel, 24 Februari 2021. Pada kegiatan ini menghadirkan Sekretaris DPD PPP Makassar, Patris Suyuti dan Bendahara DPD PPP Makassar, Maipa Anwar Said.

Bacaan Lainnya

Pada kegiatan tersebut, Muliati berujar politik miliki peran besar terharap kehidupan masyarakat. Sebab seluruh kebijakan yang diambil untuk kepentingan masyarakat itu berdasar dari kebijakan politik.

Sosialisasi peraturan daerah

Pada kerja-kerja politik diranah kepartaian, kata Muliati, dibutuhkan anggaran tak tak sedikit. Pada perda ini diatur bagaimana cara partai politik mendapatkan bantuan keuangan baik dari internal maupun eksternal partai.

“Pada Perda ini diatur bagaimana cara partai mendapatkan bantuan anggaran,” ujar anggota komisi B DPRD kota Makassar ini.

Lebih lanjut Bendahara DPD PPP Makassar, Maipa Anwar Said berujar ada beberapa syarat sebuah parpol dapat mendapatkan bantuan anggaran dari APBD.

Sosialisasi peraturan daerah

“Dana itu keluar ketika ada anggota di DPRD, kemudian peruntukan anggaran jelas untuk pendidikan politik, untuk pengembangan SDM dan sekretariat partai,” ujar MAIPA.

Pemerintah dapat menyuntikan anggaran dananya setelah pemerintah memverifikasi pengelolaan anggaran dari parpol.

“Jadi tidak gampang Negara memberikan Anggaran untuk partai politik, struktur partai harus lengkap dan kalau di Makassar harus ada sekretariat di 15 kecamatan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Sekretaris DPD PPP Makassar, Patris Suyuti berujar ada 3 cara sebuah parpol mendapatkan anggaran dana.

Sosialisasi peraturan daerah

“Anggaran parpol ada 3, pertama dari iuran anggota, kedua dari sumbangan donatur dan ketiga dari APBN dan APBD,” ujarnya.

“Anggaran ini tidak bisa turun jika tidak ada yang mengatur, maka lahirnya perda ini,” pungkasnya.

Kegiatan ini menghadirkan 100 peserta dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan sebelum memasuki ruangan.


banner

Pos terkait