Nasir Rurung Sosialisasikan Perda No 41 Tentang Pedoman Pembentukan LPM

  • Whatsapp

WAJAHINDONESIA.COM, MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar, Nasir Rurung menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) kota Makassar nomor 41 tahun 2001 tentang pedoman pembentukan lembaga pemberdayaan masyarakat dalam daerah kota Makassar.

Kegiatan itu berlangsung di Hotel Maxone, Jl. Taman Makam Pahlawan, Panakkukang, Kamis (15/4/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah ketua-ketua RT dan RW yang ada, serta masyarakat di Kecamatan Panakkukang dan Manggala.

Nasir Rurung menyebut perlunya masyarakat untuk mengetahui bagaimana perda ini berlaku, sebab tahun depan akan ada pemilihan RT/RW.

“Mengingat bahwa di 2022 itu ada pemilihan ketua RW/RT makanya saya ambil peraturan ini supaya lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat, bagaimana sebenarnya mekanisme pemilihan RT/RW. Itu sasaran kami,” ujar Legislator dari Partai Berkarya ini.

Sementara itu, Muhammad Ali, Ketua LPM Tamangapa berujar RT/RW itu dipilih oleh masyarakat dan bertujuan untuk menggerakan masyarakat.

“Dalam undang-undang ini sudah jelas tergambar bahwa RT/RW ini dibentuk oleh masyarakat lalu kemudian masa kerjanya adalah 5 tahun dan bertujuan untuk menggerakan masyarakat untuk gotong royong ditengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemateri kedua, Ayuzar ST berharap masyarakat terkhusus RT dan RW tidak perlu khawatir dengan isu resetting RT/RW yang diwacanakan Pemkot.

Ia menyarankan untuk tetap bekerja sesuai tupoksinya saja, sehingga jika memang ada resetting nantinya, mereka tidak termasuk kedalamnya.

“Harapan kami kepada RT RW ini dengan adanya isu-isu apa yg terjadi. Jangan terlalu cepat terprovokasi, jadi tidak perlu risau,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan 100 peserta dengan menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan sebelum memasuki ruangan, memakai masker dan menjaga jarak.


banner

Pos terkait