Puji Nurdin Abdullah Atas Penanganan Covid-19, Jokowi: Jadikan Contoh!

  • Whatsapp
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo

MAKASSAR, Wajahindonesia.com – Presiden RI Ir Joko Widodo mengapresiasi Provinsi Sulawesi Selatan yang menampakkan progres paling baik dalam mengendalikan laju kurva Covid-19. Menurutnya, keberhasilan tersebut harusnya dicontoh oleh provinsi-provinsi lain.

“Saya mencatat angka-angka yang ada, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan perbaikan dalam pengendalian Covid-19. Saya kira ini bisa dijadikan contoh provinsi-provinsi yang lain. Saya minta delapan provinsi prioritas yang lain tetap dimonitor secara ketat,” ujar Jokowi dalam rapat terbatas Penanganan Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Kabinet, Senin (12/10/2020).

Bacaan Lainnya

Jokowi mengatakan, dalam mengendalikan laju kasus Korona, penerapan protokol kesehatan masih manjadi langkah paling efektif. Pemerintah daerah harus bekerja serius mengontrol perkembangan kasus di masyarakat.

“Meski Sulsel dan Jatim mulai bisa mengendalikan penyebaran pandemi ini, akan tetapi proses pengecekan dan pelacakan tidak boleh berhenti karena ini adalah salah satu upaya menekan rasio penyebaran,” katanya.

Berdasarkan data yang ada yang diterimanya per 11 Oktober 2010, rata-rata kasus aktif Covid-19 di Indonesia saat ini tercatat sebesar 19,97 persen. Lebih rendah daripada rata-rata kasus aktif Covid-19 di dunia.

“Rata-rata kasus aktif Covid di Indonesia ini 19,97 persen. Saya kira bagus karena ini lebih rendah dari rata-rata kasus aktif Covid dunia yang mencapai 22,1 persen,” sebutnya.

Jumlah rata-rata kasus aktif tersebut menurun dari 27 September 2020 lalu yang sebesar 22,46 persen. Hal tersebut juga diikuti dengan rata-rata kesembuhan yang per 11 Oktober lalu mencapai angka 76,48 persen yang lebih baik dari rata-rata angka kesembuhan dunia di angka 75,03 persen.

Angka rata-rata kesembuhan harus terus diperbaiki, terus ditingkatkan, dengan meningkatkan standar pengobatan baik di rumah sakit, ICU, maupun di tempat-tempat isolasi.

Hal lainnya, orang nomor satu di Republik Indonesia ini juga menekankan agar dapat menekan angka rata-rata kematian akibat Covid-19.

Angka rata-rata kematian saat ini tercatat 3,55 persen, meski mencatatkan perbaikan dari dua minggu lalu yang sebesar 3,77 persen, masih berada di atas angka rata-rata kematian dunia yang berada di 2,88 persen.(*)


banner

Pos terkait