Sebanyak 28 Gugatan Hasil Pilkada 2020 Dihadapi KPU, Termasuk Bulukumba di Sulsel

  • Whatsapp
Ilustrasi. Int

JAKARTA, WAJAHINDONESIA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mecatat sebanyak 28 gugatan sengketa hasil Pilkada 2020 tingkat kabupaten/kota diproses di Mahkamah Konstitusi. Hasil Pilkada Bulukumba 2020 termasuk satu diantaranya.

“Jumlah permohonan PHP (perselisihan hasil pemilihan) per jenis pemilihan, update 18 Desember pukul 15.00 WIB sebanyak 24 gugatan pilbup dan 4 gugatan pilwali,” ungkap Komisioner KPU, Hasyim Asy’ri dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/12).

Bacaan Lainnya

Ia merinci, 28 gugatan itu berasal dari Bulukumba (Sulsel), Lampung Tengah (Lampung), Kaimana (Papua Barat), Musi Rawas Utara (Sumsel), Karo (Sumut) Konawe Kepulauan (Sultra) dan Ogan Komering Ulu (Sumsel).

Kemudian ada Raja Ampat (Papua Barat), Belu (NTT), Sumba Barat (NTT), Rembang (Jateng), Banjarmasin (Kalsel), Tapanuli Selatan (Sumut), Lingga (Kepulauan Riau), Magelang (Jateng), Malaka (NTT), Bandar Lampung (Lampung), Halmahera Timur (Malut) serta Pohuwato (Gorontalo).

Dan selanjutnya gugatan dari Halmahera Selatan (Maluku Utara), Banggai (Sulteng), Pulau Takiabu (Maluku Utara), Sekadau (Kalbar), Tidore Kepulauan (Maluku Utara), Kotawaringin Timur (Kalteng), Pangandaran (Jabar) dan PALI (Sumsel).

Hasyim menyampaikan KPU RI mengambil alih persiapan jawaban dalam setiap sengketa. Sementara KPU daerah ditugaskan untuk menyiapkan kuasa hukum.

“Dalam menghadapi PHPU di MK, KPU akan mengkoordinasikan dalam penyiapan jawaban dan penyerahan alat bukti ke MK, supaya dapat berjalan satu pintu dan dapat dikendalikan oleh KPU Pusat,” ujar Hasyim.

Untuk diketahuin, Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020 memberi ruang bagi pihak yang tak puas dengan hasil pilkada untuk menempuh jalur hukum. Mereka dipersilakan untuk mengajukan gugatan sengketa PHP ke Mahkamah Konstitusi.

KPU daerah tidak diperbolehkan menetapkan pemenang pilkada selama ada pihak yang menempuh jalur tersebut. Jika MK sudah membuat putusan, KPU daerah punya waktu 5 hari untuk menetapkan hasil pilkada.(*)


banner
Editor: Jie

Pos terkait