THM Holywings Baru Buka Terancam Ditutup Lagi, Duh Kenapa?

  • Whatsapp
Ilustrasi Covid-19
Ilustrasi Covid-19

MAKASSAR, Wajahindonsia.com – Salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Makassar, Holywings terancam mendapat sanksi dari Tim Percepatan Pengendalian Covid 19 (TP2C) Pemkot Makassar.

THM yang berada di Jalan Metro Tanjung Bunga itu terbukti melanggar protokol kesehatan. Padahal saat ini Covid-19 di Makassar masih merebak.

Kasatpol PP Kota Makassar, Iman Hud mengatakan, pihaknya bergerak setelah menerima laporan bahwa THM bersangkutan melanggar aturan dan mengabaikan protokol kesehatan.

“Melihat adanya informasi maka kami turun melihat dan ternyata faktanya, benar melanggar protokol kesehatan. Kita lihat sudah indoor (dalam ruangan) musiknya juga DJ itu tidak bisa. Kita masih toleransi kalau musik live, apalagi ruang tertutup,” ungkap Iman, Minggu (25/10/2020).

“Yang kedua yang amat disayangkan itu smoke. Ada smoke itu yang dikeluarkan setiap beberapa menit yang seperti embun, itukan mempercepat proses penyebaran covid-19. Kalau seandainya satu orang yang berada di situ yang terpapar covid 19. Itu kan aerosol atau airbone yang mempercepat proses (penyebaran virus),”tambahnya.

Maka dari itu, pihaknya akan melaporkan kejadian ini kepada satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Makassar. Termasuk tindakan yang akan diberikan kepada pihak pengelola.

“Kami akan laporkan ke Tim gugus (Satgas). Hukumannya bisa disegel sampai waktu yang tidak ditentukan, Denda 10 juta, kita tidak main main,” tegas Iman.

Iman menyayangkan manejemen dari Holywings yang mengabaikan protokol kesehatan dan membahayakan nyawa para pengunjung.

“Sehingga seolah-seolah pengusaha ini main main dengan keselamatan pengunjung. Apapun alasannya pengusaha bertanggung jawab bahwa setiap pengunjung wajib menggunakan masker dan menjaga jarak,” ucapnya.

Ia menekankan, manajemen bertanggung jawab atas setiap pengunjung yang datang. Termasuk bagaimana usaha menerapkan protokol kesehatan.

“Sebagai pengusaha harus tahu aturannya bahwa segala sesuatu yang bisa menyebabkan penyebaran covid itu adal tanggung jawab mereka sebagai pengusaha,” tuturnya.

Iman berpesan kepada setiap pengusaha agar selalu mengedepankan protokol kesehatan. Bagaimanapun, keselamatan masyarakat tetap yang utama dan tidak hanya mengejar materi semata.

“Kepada pengusaha jangan bermain – bermain dengan masalah nyawa. Hukum tertinggi itu masalah nyawa. Keselamatan dan kesehatan rakyat adalah yang utama, jangan hanya mengejar keuntungan, masyarakat diabaikan kesehatan dan keselamatannya,” pungkasnya.


banner

Pos terkait