Unhas Bebaskan UKT Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar, Begini Syaratnya

  • Whatsapp
Unhas

WAJAHINDONESIA.COM – Universitas Hasanuddin memberikan bantuan Pembebasan Sementara Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa terdampak bencana gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Barat.

Bantuan pembebasan sementara ini diberikan untuk mahasiswa pada jenjang Program Sarjana, Profesi Dokter, Dokter Gigi, Dokter Hewan, Ners, dan Fisioterapi.

Kasubdit Humas dan Informasi Publik, Direktorat Komunikasi Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman, mengungkapkan, kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 266/UN4.1/KEP/2021 tertanggal 18 Januari 2021 yang ditandatangani oleh Rektor Unhas, Dwia Aries Tina Pulubuhu.

“Salah satu pertimbangan kebijakan ini adalah peristiwa bencana gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Barat menyebabkan menurunnya kemampuan ekonomi dari orang tua mahasiswa atau pihak lain yang membiayai studi mahasiswa yang terdampak langsung bencana tersebut,” ujarnya, Selasa (19/01).

Untuk memperoleh pembebasan sementara UKT ini, mahasiswa diminta untuk menyertakan dua dokumen.

“Pertama, Surat Keterangan dari Lurah atau Kepala Desa yang menyatakan bahwa benar mahasiswa yang bersangkutan terdampak langsung dari bencana alam gempa bumi di Sulawesi Barat. Kedua, Surat Pernyataan dari orang tua atau pihak lain yang membiayai bahwa benar akibat bencana alam ini menyebabkan kerusakan harta benda dan kehilangan sumber mata pencaharian,” terang Ishaq.

Selain kedua dokumen tersebut, mahasiswa juga diminta menyertakan foto rumah sebelum bencana (jika ada) dan foto rumah setelah bencana.

Terkait mekanisme pengajuannya sendiri, kata Ishaq, mahasiswa diminta untuk mengakses laman https://regmhs.unhas.ac.id untuk memproses pengajuan secara daring.

Pengajuan dapat dilakukan sebelum tanggal 28 Januari 2021.

“Selanjutnya, tim terpadu bidang keuangan akan melakukan verifikasi atas permohonan mahasiswa dan memberikan rekomendasi apakah menerima atau menolak,” jelasnya.

Pembebasan sementara pembayaran UKT kepada mahasiswa yang disetujui akan disampaikan melalui Surat Keputusan Rektor paling lambat 3 (tiga) hari sebelum masa pembayaran UKT berakhir.

Kebijakan pembebasan sementara UKT kepada mahasiswa yang terdampak bencana alam gempa bumi di Sulawesi Barat ini hanya berlaku untuk Semester Akhir Tahun Akademik 2020/2021.

Adapun masa pembayaran UKT untuk semester ini dijadwalkan berakhir pada tanggal 5 Februari 2021.


banner
Editor: Zaki Rifan

Pos terkait